Cuma Ingin Dilema

Ini kali pertamanya saya mengesah lewat media blog. Jangan pula berharap, saya menceritakan sebuah profil. Jadi, izinkanlah saya mulai dengan cara sederhana. Malam telah menjadi dini, saya masih meratap di langit-langit kamar sambil menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk berdebat dengan Super Ego. Saking seringnya begadang dengan lampu kamar menyala, teguran dari ibu saya untuk menyegerakan… Continue reading Cuma Ingin Dilema

Advertisements

Bocah Hilang

aku melihat gelap hitam pekat mengelilingi kamar aku terlelap dalam, pucat tangan bergetar sekujur bocah hilang menahan ringkih malam benaku dalam mimpi suram menanti fajar bocah hilang digerayang waktu bangunku usai dingin membeku bocah hilang termangu aku mendengar merpati terbelenggu segera meranjak dari kasur beralas tikar aku berjalan dengan kepala terbakar menatap pedih para pedagang… Continue reading Bocah Hilang

Undangan

Hai! sebentar lagi aku ingin menikah lho. Hangat betul hati jika menyoal pernikahan – memiliki istri dan kelak seorang anak yang membuat hari kita tersenyum. Aku tak perlu menunggu usia menginjak kepala tiga; di usiaku ke-25 ini rasanya sudah terasa tua untuk menjalani sebuah kehidupan. Kenapa? Aku merasa telah dewasa dan layak menjadi sang suami.… Continue reading Undangan